Rindu ~ Puisi Cinta

Telah kupahami berkali-kali
Sebuah arti yang menjadi jadi
Ketika mimpi yang harus direlakan jatuh di dalam peti lalu terkubur mati

Tentang rindu setengah mati
Tentangku yang menunggu sepenuh hati
Dan engkau yang dingin tak peduli

Jiwa ini
Hati ini
Rasa pun telah terlanjur mati
Karena kau tak kunjung memberi isyarat hati

Mungkinkah...
Mungkinkah aku yang buta dan tuli?
Buta meembaca rasa dan tuli mendengar mimpi

Entahlah
Aku mencoba menata hati
Membangun puing-puing imajinasi
Melesapkan angan hingga tersesat
Merindumu yang enggan ku dekap

Dalam ruang gelap ku mencari
Mencari wujud rindu yang tak kunjung menjadi nyata di hadapanku...


Iqbal, 17 januari 2019

0 Response to "Rindu ~ Puisi Cinta"

Post a Comment